Yuk, Intip 7 Usaha di Desa yang Minim Pesaing

Photo of author

By admin

Seringkali saat ingin berbisnis ada ketakutan akan gagal karena persaingan. Hal tersebut sebenarnya lumrah saja namun harus segera dihilangkan. Terlebih saat memulai usaha di desa yang notabene roda perputaran ekonomi tidak secepat di perkotaan. Meskipun begitu yang namanya persaingan pasti ada. Bahkan kadang tanpa persaingan membuat bisnis stagnan dan pemiliknya berada di zona nyaman. Yang jadi catatan, agar bisnis yang menjanjikan dan menjadi usaha jangka panjang di desa harus mencari yang minim persaingan.

Usaha Apa yang Cocok di Desa?

Jika ada pertanyaan diatas, tentu jawabannya tidaklah sama antara satu desa dengan lainnya karena tergantung masyarakatnya serta sumber daya alam yang tersedia. Namun secara umum, usaha di yang cocok di desa terkait untuk pemenuhan kebutuhan primer dan sekunder. Misalkan usaha warung sembako yang memang diperlukan guna memenuhi kebutuhan primer masyarakatnya.

Selain itu, dengan adanya internet masuk desa bisnis pulsa dan token pun termasuk menjanjikan dan jadi usaha jangka panjang. Selama masih menggunakan internet dan listrik maka penjualan pun akan terus ada.

Pertimbangan lainnya saat buka usaha di desa yaitu cari yang minim persaing. Caranya bisa mengamati lingkungan sekitar mana kira- kira yang jarang ada dan dibutuhkan masyarakat desa. Untuk selengkapnya bisa baca ulasan lengkapnya di bawah ini.

Contoh Usaha di Desa Minim Pesaing

1. Usaha Salon

usaha salon kecantikan

Sama halnya di kota, kesadaran wanita untuk tampil cantik dan menawan juga makin tinggi. Tidak mengherankan jasa kecantikan penawarannya juga meningkat di pasaran. Terlebih pada aacara tertentu seperti pernikahan, lamaran, karnaval dan lainnya pasti membutuhkan jasa satu ini.

Sayangnya untuk membuka usaha satu ini perlu keahlian sehingga masih sedikit usaha salon di temui di pedesaan. Hal tersebut bisa menjadi peluang usaha di desa yang menguntungkan. Jika Anda ingin membuka usaha ini dan belum memiliki ketrampilan, Anda bisa mengikuti berbagai kursus serta mengikuti berbagai tutorial di youtube.

2. Pangkas Rambut

Tidak jauh beda dengan salon, usaha satu ini juga memerlukan keahlian khusus dan tidak banyak yang membuka usaha pangkas rambut. Tentu menjadi peluang besar bagi Anda yang sudah memiliki keahlian potong rambut untuk memulai usaha ini.
Selain minim pesaing, usaha ini juga minim modal dan risiko. Cukup membutuhkan alat pangkas rambut dan tempat strategis, Anda sudah dapat menjalankan usaha pangkas rambut ini.

3. Agen LPG

Dahulu, memasak di desa identik dengan menggunakan kayu bakar. Dengan semakin sedikitnya kayu yang tersedia, penduduk desa pun juga menggantinya dengan gas LPG. Selain tidak perlu lagi mencari kayu bakar, menggunakan gas LPG juga lebih praktis dan minim polusi. Gas LPG yang menjadi kebutuhan masyarakat desa bisa menjadi peluang usaha yaitu dengan menjadi agen gas LPG.

4. Jasa Titip

Lifestyle penduduk desa pun kini tak jauh beda dengan di kota. Mereka juga ingin tampil up to date bahkan juga menggunakan barang- barang branded. Sayangnya barang- barang tersebut sulit untuk didapatkan di desa.

Bagi Anda yang sering ke kota dan pergi ke pusat perbelanjaan, usaha jasa titip bisa jadi pilihan. Jasa titip atau dikenal jastip ini tidak semua orang bisa melakukannya. Artinya usaha ini termasuk minim pesaing.

Untuk memulainya, Anda bisa menawarkan jasa kepada teman atau keluarga terlebih dahulu. Setelah itu, cari distributor yang memiliki barang berkualitas dengan harga terjangkau. Selain memberikan kepuasan kepada pelanggan, mendapatkan distributor yang tepat juga meningkatkan keuntungan.

5. Toko Mainan Anak

Selama ini ide usaha di desa hanya fokus pada kebutuhan orang dewasa. Padahal jika lebih jeli, pangsa pasar dengan target anak- anak yaitu membuka toko mainan cukup menguntungkan dan minim persaingan.

Tren mainan anak yang terus berganti tentu jadi pasar tersendiri sehingga usaha ini terus digemari. Terlebih saat ini orang tua rela mengeluarkan banyak uang untuk membelikan sang buah hati mainan.

usaha toko mainan anak

6. Usaha Makanan Pendamping ASI

Setiap orang tua pasti menginginkan asupan gizi sang buah hati terpenuhi. Salah satunya dengan memberikan makanan bernutrisi sejak dini yaitu sejak MP-ASI. Sayangnya tidak semua punya pengetahuan yang cukup untuk mengkombinanasikan bahan makanan sehingga sesuai dengan nutrisi kebutuhan bayi.

Permasalah tersebut sekaligus menjadi peluang untuk membuka usaha MP-ASI. Di desa sendiri, usaha termasuk belum popular. Jadi bisa dibilang minim pesaing dan cukup menguntungkan dengan harga bahan baku di desa yaitu yang tergolong cukup murah.

7. Layanan Penyedia Hamper

Saat momen lamaran, pernikahan atau perayaan tertentu membutuhkan hampers atau hantaran. Jika memiliki keahlian menata barang, Anda bisa mengembangkan bahkan mendapatkan penghasilan dari sana dengan membuka layanan hampers dan hantaran.

Usaha satu ini termasuk tidak membutuhkan banyak modal dan jarang ada yang membuka. Untuk mempromosikan bisa lewat media sosial sehingga pangsa pasar semakin luas.

Penutup

Dengan pintar membaca peluang serta melakukan riset di lingkungan sekitar, di desa pun banyak peluang usaha yang sebenarnya belum banyak pesaingnya seperti contoh diatas. Yuk, baca juga artikel selanjutnya  yang membahas tentang usaha sampingan di desa bikin cuan maksimal. Selamat membaca

Bagikan:

14 pemikiran pada “Yuk, Intip 7 Usaha di Desa yang Minim Pesaing”

  1. Di tempat saya kecuali salon sama pangkas rambut itu emang gak ada sama sekali. Ada tuh agen LPG tapi jauh juga, dekat pom bensin adanya karena gak sembarangan warga biasa bisa jadi agen. Harus ngurus izin gitu katanya
    Jadi kadang mikir emang gak bakalan ada saingannya

    Balas
  2. Saudaraku ada yang tinggal di desa dan mulai mengenal ecommerce karena sinyal internet mulai lancar juga. Tapi rasanya belum ada yang buka jasa titip hihihihi. Lumayan ya sepertinya, buka jasa titip di desa yang nggak semua orang bisa lakukan.

    Balas
  3. Suami saya menjalankan usaha pangkas rambut. Namun, justru kebalikannya, bukan usaha di desa, melainkan merantau ke kota. Alhamdulillah rezekinya di sana, mudah-mudahan nanti ada kesempatan membuka usaha di kampung halaman.

    Balas
  4. Jasa ini alhamdulillah semuanua sudah ada di desaku. Jasa titip beli ini pun ramai di desaku. Orang ramai jualan produk yang mirip mirip juga

    Balas
  5. Sebenarnya tinggal dimanapun tidak jadi hambatan ya untuk berusahatergantung kita jeli membaca pasar sekitar tempat tinggal. Jastip ini sepertinya seru juga ya kalau ditekuni tidak perlu modal banyak dan pastinya minim pesaing

    Balas
  6. Lys benar sekali beberapa poin tersebut saya tertarik jasa titip aja deh biar nggak ribet. Perlu juga mempersiaoka diri dengan baik jika usaha dikampung

    Balas
  7. Lys benar sekali beberapa poin tersebut saya tertarik jasa titip aja deh biar nggak ribet. Perlu juga mempersiaoka diri dengan baik jika usaha dikampung dengan karakteristik berbeda

    Balas
  8. sepakat banget kak , di daerah saya juga usaha-usaha seperti ini di kampung masih sangat jarang sehingga kalau buka usaha itu ya bakal laku banget mengingat beberapa usaha tersebut adalah kebutuhan sehari-hari seperti usaha LPG

    Balas
  9. sebagai ibu yang punya dua balita, saya rekomendasi banget sama usaha makanan pendamping asi..usaha mpasi yang sehat, aman dan memudahkan ibu-ibu hehe

    Balas
  10. Mantap banget sih ini idenya, Mba. Apalagi yang jastip, ya. Kayaknya memang perlu banget karena keterbatasan jarak sering kali buat penghalang ketika ingin memiliki barang.

    Balas

Tinggalkan komentar